Vietnam tengah mempersiapkan proyek ambisius berupa Stadion Hung Vuong yang dirancang memiliki kapasitas 135.000 kursi. Stadion yang dikembangkan oleh Vingroup ini mengusung desain unik menyerupai drum tradisional Vietnam dan ditargetkan rampung pada tahun 2030. Dengan kapasitas tersebut, stadion ini akan melampaui Stadion Narendra Modi di India dan bersaing ketat dengan Stadion Rungrado 1 Mei di Korea Utara. Keunggulan lainnya adalah rencana penyematan atap buka-tutup terbesar di dunia serta integrasi dalam kawasan olahraga yang mampu menampung total 1,2 juta orang.
Jika Anda mengira stadion dengan 80 ribu penonton seperti markas Real Madrid adalah yang paling maksimal, pikirkan lagi. Di belahan dunia lain, tepatnya di Vietnam, sedang muncul sebuah proyek infrastruktur yang jauh lebih masif bernama Stadion Trong Dong. Melompati standar stadion-stadion elit di Benua Biru, arena ini dirancang untuk menampung lebih dari 100 ribu orang, membuktikan bahwa Asia Tenggara kini menjadi pemain baru dalam pembangunan stadion paling ambisius di dunia.
Proyek Megah Dimulai: Stadion Trong Dong Resmi Dibangun di Hanoi

Mengutip laporan Daily Mail pada Senin (9/2/2026), Pemerintah Hanoi telah meresmikan dimulainya pembangunan Stadion Trong Dong melalui seremoni peletakan batu pertama pada Desember 2025 lalu. Arena raksasa ini akan menjadi ikon utama di dalam kawasan Olympic Sports City Hanoi yang berdiri di atas lahan seluas 411 hektare. Selain skala luasnya yang fantastis, stadion ini mencuri perhatian dunia lewat desainnya yang mengadopsi bentuk Dong Son, yakni gendang perunggu tradisional khas kebudayaan Vietnam.
Stadion Trong Dong hadir mendobrak standar desain stadion modern dengan tampilan yang sangat ikonis. Terinspirasi dari gendang perunggu Dong Son—simbol peradaban kuno Vietnam—stadion ini memancarkan aura kejayaan lewat penggunaan warna emas yang nyentrik. Melansir situs resminya, proyek ini adalah visi strategis untuk menciptakan bangunan fungsional yang nyaman sekaligus menjadi landmark budaya. Hasilnya adalah sebuah mahakarya arsitektur yang tampak unik dan prestisius dari kejauhan.
Salah satu fitur paling mutakhir dari Stadion Trong Dong adalah sistem atap buka-tutup otomatis yang diklaim akan menjadi yang terbesar di dunia saat selesai nanti. Selain bentuk atap cembungnya yang unik, bagian fasad bangunan dihiasi ukiran detail yang merepresentasikan budaya tradisional Vietnam. Menariknya, kecanggihan ini tetap dibarengi dengan prinsip berkelanjutan; Pemerintah Hanoi memastikan pembangunan ini mengusung konsep ramah lingkungan dan sistem hemat energi melalui penggunaan material hijau.
Ambisi Vietnam: Geser Rekor Dunia dengan Investasi Triliunan Rupiah
Target penyelesaian Stadion Trong Dong ditetapkan pada Agustus 2028, di mana stadion ini diproyeksikan akan merebut takhta Stadion Rungrado 1 Mei di Korea Utara sebagai arena terbesar sejagat. Meskipun anggaran khusus untuk stadion tersebut belum dirilis secara mendetail, total nilai investasi untuk seluruh kawasan Kompleks Olahraga Olimpiade Hanoi sangatlah fantastis, yakni diperkirakan mencapai £28 miliar atau setara dengan Rp642,6 triliun. Angka ini mencerminkan keseriusan Vietnam dalam membangun infrastruktur olahraga kelas dunia.

Pemerintah Hanoi memproyeksikan seluruh kawasan Kompleks Olahraga Olimpiade akan tuntas pada tahun 2035. Kawasan raksasa ini dibagi menjadi empat zona utama, dengan Stadion Trong Dong sebagai pusat perhatian di zona sepak bola. Proyek ini tidak hanya membangun arena, tetapi juga menciptakan ekosistem perkotaan baru yang didukung sistem transportasi terpadu. Berdasarkan keterangan resminya, langkah ambisius ini merupakan strategi nasional untuk meningkatkan standar infrastruktur sekaligus memperkokoh posisi Vietnam di kancah olahraga internasional.







