JAKARTA – Artis ternama Sarwendah mendadak dikaitkan dengan rumor miring mengenai ritual pesugihan di Gunung Kawi. Menanggapi isu liar yang beredar luas tersebut, pihak Sarwendah segera mengambil tindakan dengan merilis klarifikasi resmi dan membantah keras tuduhan tersebut.
“Klien kami menolak dengan tegas adanya framing negatif yang menyudutkannya terkait isu pesugihan ini. Kami diminta oleh klien kami untuk menegaskan kembali bahwa kabar tersebut murni merupakan pembentukan opini (framing) sepihak,” ungkap kuasa hukum Sarwendah, Chris Sam Siwu, saat ditemui di kawasan Tebet, Jakarta Selatan, Senin (18/5/2026).

Tim hukumnya meluruskan bahwa keberadaan Sarwendah di lokasi tersebut murni untuk urusan profesional. Saat itu, ia sedang terlibat dalam proses produksi konten horor untuk podcast Kakak Beradik.
“Kunjungan klien kami beserta tim ke tempat tersebut sebenarnya dalam rangka kegiatan syuting konten. Itu adalah proyek podcast yang memang kebetulan mengusung tema horor,” tambah Simon Abraham, selaku kuasa hukum lainnya.
Menurut Chris, tudingan miring mengenai pesugihan tersebut sangat tidak masuk akal. Ia membeberkan fakta bahwa Sarwendah justru menghabiskan waktunya setiap hari dengan bekerja keras dari pagi hingga malam.
“Klien kami bisa dilihat sendiri aktivitasnya, beliau bekerja dari pagi sampai malam, begitu seterusnya. Ini tentu sangat bertolak belakang dengan konsep pesugihan, di mana pelaku biasanya tidak perlu bekerja tetapi uang datang dengan sendirinya,” terang Chris.
Lebih lanjut, Chris menambahkan jika Sarwendah benar-benar terlibat pesugihan, sang artis tidak akan mau memeras keringat sepanjang hari demi menghidupi anak-anaknya. Ia menunjuk aktivitas rutin seperti live streaming di TikTok yang sering dilakukan kliennya hingga larut malam sebagai bukti kerja kerasnya. Oleh karena itu, rumor tersebut dinilai sangat tidak berdasar.
Saat ini, tim hukum Sarwendah tengah bergerak mengumpulkan berbagai bukti rekaman video yang beredar di jagat maya. Mereka menegaskan tidak akan segan menempuh jalur hukum apabila menemukan adanya unsur fitnah serta pencemaran nama baik. Chris memungkasi bahwa pihak keluarga siap memproses hukum siapa saja yang terbukti sengaja menjatuhkan reputasi kliennya.
Rumor miring ini awalnya mencuat usai sebuah rekaman video mendadak viral di jagat maya. Di dalam tayangan tersebut, seorang pria yang disinyalir merupakan juru kunci (kuncen) Gunung Kawi, Jawa Timur, membeberkan deretan nama figur publik. Salah satu nama yang ikut terseret adalah Sarwendah, yang dituding sempat berkunjung ke lokasi tersebut demi menjalani ritual mistis guna mendongkrak popularitas dan kariernya.
Keadaan kian memanas setelah pesohor Marcel Radhival, yang populer dengan julukan Pesulap Merah, mengunggah konten edukasi yang menguliti praktik perdukunan di Gunung Kawi. Unggahan edukatif tersebut sontak memancing berbagai spekulasi dari kalangan netizen, yang kemudian menghubungkan isu mistis itu dengan penurunan kondisi kesehatan Ruben Onsu di masa lalu saat dirinya masih berstatus sebagai suami Sarwendah.



